header-int

Pengertian Dari G20

Jumat, 19 Apr 2024, 18:07:32 WIB - 185 View
Share
Pengertian Dari G20

G20 atau Kelompok 20 adalah forum multilateral yang terdiri dari negara-negara dengan perekonomian terbesar di dunia dan 19 negara anggota Uni Eropa (UE). Konferensi ini akan diadakan pada 15-16 November di Bali, Indonesia
G20 sendiri mewakili lebih dari 60 persen populasi dunia, 75 persen perdagangan dunia, dan 80 persen PDB global. Sejak didirikan, G20 telah membahas isu-isu penting seperti krisis global tahun 2008, pandemi Covid-19, dan perubahan iklim.

Terbentuknya G20 tidak berbeda dengan rasa frustrasi internasional karena G7, atau kelompok negara maju yang terdiri dari Amerika Serikat, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, dan Prancis, tidak dapat menemukan solusi atas permasalahan dunia. . masalah-masalah ekonomi. sekali dialami.

Sejarah Dari G20

Menurut situs Bank Indonesia, G20 awalnya terdiri dari anggota G7. G7 terdiri dari Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris dan Amerika Serikat dan bertujuan untuk menciptakan pertumbuhan yang kuat, berkelanjutan, beragam dan inklusif.

Terbentuknya G20 pada tahun 1999 merupakan dampak dari frustrasi dunia internasional atas kegagalan G7 dalam mengatasi permasalahan perekonomian global. Saat itulah muncul gagasan bahwa negara-negara berpenghasilan menengah dengan pengaruh ekonomi juga harus berpartisipasi dalam perdebatan ini.

Sebagaimana dijelaskan dalam situs Kementerian Keuangan, tugas utama G20 adalah menyambut negara-negara berkembang dan negara-negara berkembang untuk mengatasi krisis-krisis bersama, terutama yang berdampak pada Asia, Rusia, dan Amerika Latin.
Namun sejak tahun 2008, G20 telah mengundang para kepala negara ke pertemuan puncak tersebut, dan pada tahun 2010 mereka juga mengadakan dialog pembangunan.
Tim G20 sudah memiliki Finance Runway dan Sherpa Runway. Sherpa berasal dari kata Nepal yang berarti pemandu dan menggambarkan bagaimana Sherpa G20 membuka jalan menuju puncak.

Negara-Negara G20

Negara-negara G20 meliputi:

  1. Afrika Selatan
  2. Amerika
  3. Arab Saudi
  4. Rumah Argentina
  5. Australia dan dunia
  6. Brasil
  7. India
  8. Indonesia di rumah
  9. Inggris
  10. Italia
  11. Jepang
  12. Jerman
  13. Kanada
  14. Meksiko
  15. Republik Korea
  16. Rusia
  17. Perancis
  18. Cina
  19. Di tanah Turkiye
  20. Uni Eropa

Jenis KTT G20

Untuk mengatasi tantangan global, G20 menyelenggarakan tiga program tingkat tinggi. Program ini dimulai pada tingkat kelompok kerja dengan Dewan Menteri dan Perwakilan Rakyat dan berpuncak pada Konferensi Tingkat Tinggi (HCC).

1. Kelompok kerja

Pertemuan G20 berikutnya adalah kelompok kerja. Kelompok kerja tersebut terdiri dari para ahli dari negara-negara G20 dan membahas aspek-aspek spesifik dari strategi G20.
Setelah berdiskusi dengan kelompok kerja, hasil presentasi dimasukkan ke dalam bagian presentasi.

2. Dewan Menteri dan anggota DPR/Dewan Menteri dan anggota DPR

Rapat tingkat menteri dan wakil menteri dilaksanakan pada setiap sidang utama. Di bidang keuangan, pertemuan tingkat menteri diselenggarakan oleh Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral, Menteri Keuangan, dan Gubernur Bank Sentral (FMCG).
Majelis Parlemen kemudian disebut Majelis Parlemen Keuangan dan Perbankan Pusat (FCBD). Usai diskusi, hasil diskusi dipaparkan dalam rangka High Level Conference (HTC).

3. Pertemuan tingkat tinggi (KTT)/konferensi

High Level Summit (HTC) merupakan puncak dari proses KTT G20 yaitu pertemuan tingkat Kepala Negara/Kepala Pemerintahan.

Manfaat G20 bagi Indonesia

Pada tahun 2022, Indonesia berpeluang menjadi ketua KTT G20 2022. Dilaksanakan di Bali pada 14-15 November. Mengusung tema “Stand Together, Heal Stronger”, Indonesia mengajak dunia bekerja sama untuk bersatu kembali dan menjadi lebih kuat membutuhkan waktu yang lama.

Manfaat G20 bagi Indonesia antara lain:

  1. Menjadi presiden G20 di puncak pandemi bisa membuktikan ketahanan perekonomian Indonesia
  2. Bagaimana memahami status Indonesia sebagai salah satu negara ekonomi terkemuka di dunia dan mewakili negara berkembang lainnya?
  3. Nilai tambah bagi pemulihan perekonomian Indonesia, serta pengakuan nasional dan internasional.
  4. Indonesia dapat mengembangkan strategi dialog dengan negara-negara G20 sedemikian rupa sehingga mereka mendukung.

Sekian informasi tentang Apa Itu G20 dan manfaatnya, semoga bermanfaat bagi banyak orang dan mengenal sejarahnya, terimakasih.

Unidha Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal Indonesia atau STMIK Royal adalah perguruan tinggi swasta (PTS) di Provinsi Sumatra Utara yang memiliki akreditas intitusi B. STMIK Royal Kisaran didirikan pada tanggal 8 september 2011 dengan Surat Keputusan Nomor: 197/E/O/2011 dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi.
© 2024 Universitas Indonesia Raya Follow Universitas Indonesia Raya : Facebook Twitter Linked Youtube